Selamat Datang di website Pengadilan Negeri Batulicin. Website ini dilengkapi akses difable. Silahkan anda block tulisan dan klik aykon speaker untuk mendengarkan   Click to listen highlighted text! Selamat Datang di website Pengadilan Negeri Batulicin. Website ini dilengkapi akses difable. Silahkan anda block tulisan dan klik aykon speaker untuk mendengarkan Powered By GSpeech

Talk Show Kekerasan Dalam Rumah Tangga Di Radio Swara Bersujud 89,8 FM

talkshow kdrt andi

www.pn-batulicin.go.id, Rabu, 08 Juni 2016, Pengadilan Negeri Batulicin melanjutkan agenda kegiatan setiap hari rabu yaitu mengadakan talk show di Radio Swara Bersujud 89,8 FM. Pada kesempatan talkshow ini mengangkat tema "Kekerasan dalam Rumah Tangga" bersama narasumber Andi Ahkam Jayadi,S.H. (Hakim PN Batulicin) yang dipandu oleh penyiar Radio Swara Bersujud Bastian Acara talkshow radio yang di mulai pukul 11.00-13.00 WITA.

Menurut UU PKDRT No. 23/ 2004, Kekerasan Dalam Rumah Tangga adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis dan / atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaansecara melawan hukum dalam rumah tangga.

KDRT bersumber pada cara pandang yang merendahkan martabat kemanusiaan dan pembakuan peran gender pada sesorang. KDRT bisa menimpa isteri, suami, ibu, anak, PRT atau siapapun yang hidup dalam satu rumah. Tetapi memang lebih banyak terjadi pada pempuan karena nilai patriarkhi yang masih kuat dalam masyarakat. 

Jenis-jenis KDRT:

  • Kekerasan fisik : menampar, menempeleng, memukul,membenturkan ke benda lain, dsb, sampai ke bentuk – bentuk kekerasan yang mengancam keselamatan, Kekerasan mental : kata-kata yang menyakitkan, bentakan, penghinaan, ancaman, dsb.
  • Kekerasan ekonomi : larangan bekerja, mengontrol pendapatan isteri, tidak memberikan uang yang cukup untuk keluarga, 
  • Kekerasan seksual : perkosaan, pemaksaan kehamilan, pemukulan atau bentuk penyiksaan lain yang menyertai hubungan intim, pornografi, penghinaan terhadap seksualitas perempuan dengan bahasa verbal (lisan).

 

Faktor penyebab KDRT :

  • Ketimpangan relasi antara laki-laki dan perempuan 
  • Ketergantungan isteri secara penuh kepada suami
  • Pengabaian oleh masyarakat, dan keyakinan yang salah tentang “kodrat” termasuk yang berdasar tafsir agama,
  • Mitos tentang KDRT

Ketimpangan Relasi : Membuat lelaki dan perempuan terpaksa “mematuhi” peran gender yang dilekatkan masyarakat pada mereka. Suami adalah pemimpin (penguasa) dalam keluarga, isteri adalah “milik” suami dan berada di bawah pengawasannya. Apapun yang dilakukan isteri harus atas izin suami, jika terjadi kesalahan dalam pandangan suami, maka ia harus “dididik”. Pengontrolan ini sering menggunakan tindak kekerasan

Ketergantungan isteri secara penuh kepada suami : Karena isteri tidak bekerja di sektor produksi, ia bergantung sepenuhnya terhadap suami. Suami menggunakan ketergantungan ekonomi ini sebagai ancaman jika isteri tidak mengikuti apa yang dikehendaki,  Ancaman bisa berwujud tindak kekerasan,tidak memberikan nafkah, perceraian, penguasaan hak asuh anak, penguasaan harta bersama.

Pengabaian oleh masyarakat, dan keyakinan yang salah tentang “kodrat” termasuk yang berdasar tafsir agama :Masyarakat menganggap KDRT sebagai urusan internal sehingga tidak berhak campur tangan. KDRT dianggap sebagai cobaan, bukan sebagai relasi kekuasaan yang bias gender, sehingga perempuan harus mengalah dan bersabar.  Isteri yang saleh adalah isteri yang mampu menjaga aib dan martabat keluarga, termasuk tindak kekerasan yang ditimpakan kepadanya.

Mitos tentang KDRT : Mitos merupakan cerita dalam suatu kebudayaan yang dianggap sebagai sebuah kebenaran pada masa lalu. Ia dipercaya oleh masyarakat dan dijadikan rujukan. Pada akhirnya mitos memojokkan korban dalam kasus-kasus kekerasan .

Acara berlangsung santai namun tetap menekankan pada informasi yang disajikan. Acara talk show berakhir pada pukul 13:00 WITA dan diakhiri oleh narasumber dengan harapan setelah pengetahuan tentang KDRT ini disampaikan semoga menjadi bahan pelajaran bagi pasangan suami istri khususnya di Bumi Bersujud untuk tetap menjaga keharmonisan keluarga karena keluarga adalah anugerah dari maha kuasa. Kepada masyarakat yang ingin menambah informasi hukum , silahkan ikuti terus program ini akan terus berlanjut dengan tema berbeda setiap minggunya hanya di Stasiun Radio Swara Bersujud 89,8 FM.

Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech